IAI-KAPd Jatim latih para pelaku Koperasi dan UMKM di Trenggalek Home
  • By admin
  • 23 February 2018
  • Berita

Selain memajukan desinasi wisata, Pemerintah Kabupaten Trenggalek berupanya mendorong dari sektor Perekonomian, yakni dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang beberapa tahun belakangan ini pelaku UMKM Trenggalek semakin maju dan berkembang, hal tersebut dibuktikan dengan dibukanya Galeri Gemilang di Kantor Dinas DPMPTSP akhir tahun lalu.

Sehubungan hal tersebut, Kamis, (22/02) bertempat di Pandhapa Manggala Praja Nugraha, di buka pelatihan akuntansi praktis untuk para pelaku Koperasi dan UMKM Pengabdian Masyarakat dari Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI-AKPd) wilayah Jawa Timur. Turut hadir pada acara ini yakni para rombongan IAI, expect akutansi serta beberapa dosen dari Universitas yang ada di Jawa Timur.

Akutansi/Laporan Keuangan merupakan hal yang penting bagi para pelaku usaha termasuk pelaku usaha UMKM pasalnya laporan keuangan berfungsi sebagai tolak ukur kesuksesan sebuah bisnis, serta sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam sambutannya Plt. Bupati Trenggalek H. Mochammad Nur Arifin menyampaikan, “jadi laporan keuangan kita itu minimal bisa jadi kolateral buat kita, apalagi buat kredit-kredit yang bisa kita akses tanpa agunan, sedangkan untuk koperasi sendiri juga membantu proses biar anggota semakin yakin dan percaya melakukan simpanan, berhimpun segenap kemampuan rakyat ini untuk bersama-sama mewujudkan koperasi yang sehat maju sejahtera bersama-sama.”

Sebagaimana yang disampiakan oleh Plt. Bupati Trenggalek, masyarakat Trenggalek 20 persennya pelaku IKM dan rata-rata 75 persen adalah IKM yang mengelola potensi di sektor Hulu, Sedangkan 60 persen dari sektor pertanian. “petani ini kita himpun untuk mereka bukan lagi menjadi tenaga non formal tetapi kita formalisasi dalam kelembagan yang namanya koperasi, jadi nanti IAI akan bersinggungan dengan 80 persen masyarakat Trenggalek”, imbuhnya. (Dinas Kominfo Kab. Trenggalek)