Diskominfo Gelar FGD Masterplan Pengembangan Teknologi Informasi di Trenggalek Home
  • By admin
  • 25 January 2018
  • Berita

Pemerintah Kabupaten Trenggalek tengah mempersiapkan diri menuju smart city, smart city atau kota cerdas merupakan langkah untuk memajukan suatu kota dengan basis teknologi informasi dan pelayanan publik yang nyaman. Untuk mewujudkan hal tersebut Trenggalek kini tengah membutuhkan kemandirian pengembangan teknologi informasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang didasarkan pada masing-masing tugas dan fungsi sesuai dengan target RPJMD selama 5 tahun.

Seperti yang diungkapkan Toni Dwi Susanto, PH.D., pakar  teknologi informasi dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya saat menjadi narasumber pada pada Focus Group Discussion (FGD) masterplan dan pengembangan teknologi informasi, yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Trenggalek di gedung Bhawarasa, Kamis (18/1).

FGD yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek ini bermaksud memberikan arahan dalam upaya membangun, menerapkan dan mengembangkan aset teknologi Informasi di Kabupaten Trenggalek demi menjamin tercapainya manfaat yang maksimal. Sehingga persepsi dan pemahaman terkait pengembangan IT dapat disamakan dan berjalan selaras dengan sasaran masing-masing organisasi.

Toni Dwi Susanto mengatakan bahwa konsep masterplan smart city adalah sebuah kota dengan teknologi tinggi terkini yang mampu mengintegrasikan manusia, informasi, dan elemen-elemen kota dalam rangka menghasilkan kota yang berkelanjutan, hijau, kompetitif, inovatif dan meningkatkan kualitas hidup. Namun untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan sebuah kawalan ketat dari pimpinan (Top Down Force) sehingga di masa depan kemandirian OPD benar-benar dapat terwujud.

"Challenge yang terbesar saat sudah jadi masterplan, perlu dikawan pimpinan, harusnya dalam jangka panjang OPD harus mandiri dalam bidang IT", terangnya.

Tony juga menambahkan saat munculnya segala usulan mengenai teknologi informasi baik itu usulan aplikasi, infrastruktur, keamanan, SDM, tidak muncul secara tiba-tiba, namun didasarkan pada analisis indikator kinerja yang harus dipenuhi oleh tiap OPD. (Dinas Kominfo Kab. Trenggalek)