Baznas Dorong Kebangkitan Zakat di Trenggalek Home
  • By admin
  • 22 December 2017
  • Berita

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Trenggalek dorong kebangkitan zakat di Kabupaten Trenggalek. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Baznas Trenggalek Mahsun Ismail, S.Ag, M.Ag dalam laporannya pada acara penganugerahan Baznas Award 2017 yang berlangsung pada Rabu 20 Desember di Pendhapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek.
 
Dengan semangat menuju kebangkitan pendistribusian dan pendayagunaan zakat, Baznas Trenggalek terus berupaya menjaga konsistensinya demi menegakkan prinsip pemerataan kekayaan kepada mereka yang terkategori lemah secara ekonomi agar zakat tidak mengalir kembali ke kalangan masyarakat kaya.
 
Babak awal tahun 2017 terutama pada bulan Maret, Baznas Kabupaten Trenggalek memulainya dengan melakukan sosialisasi di lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Trenggalek yang nantinya diharapkan akan dilanjutkan dengan muzaki-muzaki yang lain baik itu swasta maupun masyarakat lain. Kerja keras Baznas Trenggalek yang berusaha meningkatkan pengumpulan zakat itupun terbukti membuahkan hasil dengan naiknya pengumpulan zakat secara signifikan yang semula hanya sekitar 8 juta menjadi sekitar 230 juta per bulan.
 
Selain itu berdasarkan data sementara yang dibacakan oleh Ketua Baznas Trenggalek, sampai bulan November 2017 dana yang berhasil dikumpulkan selama 9 bulan adalah sebesar Rp.2.259.110.713,- dan telah di distribusikan kepada pihak yang membutuhkan.
 
Baznas Trenggalek juga program unggulan yang memberikan banyak sekali manfaat bagi masyarakat pra sejahtera dari dana yang terkumpul dari pembayaran zakat, seperti "Trenggalek Sehat" yang membantu pembayaran premi BPJS untuk keluarga pra sejahtera. Kemudian Baznas juga mempunya program menyewa rumah singgah bagi pasien pra sejahtera di Kota Surabaya yang berlokasi dekat dengan Rumah Sakit dr. Soetomo. Selain itu Baznas juga mempunyai program bantuan transportasi dan akomodasi pasien pra sejahtera di rumah sakit dalam maupun luar kota.
 
Disamping banyaknya program-program tersebut, Baznas Trenggalek juga menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) antara Baznas Trenggalek, Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Trenggalek, dan Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Trenggalek. Dalam MOU tersebut disetujui bantuan kepengurusan bagi masyarakat Trenggalek yang ingin mengurus sertifikasi tanah wakaf, dengan demikian diharapkan bagi masyarakat yang ingin mewakafkan tanahnya menjadi tanah wakaf menjadi semakin cepat dan mudah. (Dinas Kominfo Kab. Trenggalek)