Di penghujung Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Trenggalek terima Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jatim. CSR yang diserahkan dikesempatan kali ini berupa "Fisheries Cafe" atau Rumah Ikan yang berlokasi di Balai Benih Ikan area Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek, Kamis (19/12). Secara simbolis, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menerima penyerahan CSR dari Kepala Bank Jatim Cabang Trenggalek, Tjitjuk Susilo Pribadi yang dilanjutkan dengan meninjau beberapa produk-produk olahan ikan yang tersedia di dalam Fisheries Cafe. Kedepan Fisheries Cafe akan dijadikan Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek sebagai salah satu wadah untuk mengajak masyarakat Trenggalek untuk lebih gemar mengkonsumsi ikan.

Fisheries Cafe adalah tempat kuliner aneka makanan berbahan dasar ikan yang menyediakan aneka produk seperti jajanan, snack, menu serba ikan hingga ikan segar. Target pasar dari tempat ini adalah anak sekolah, karyawan kantor maupun masyarakat umum. Tujuannya tidak lain adalah meningkatkan konsumsi ikan masyarakat melalui budaya gemar makan ikan.

Selain itu, dalam rangka mendukung keberpihakan kepada perempuan, nantinya Fisheries Cafe juga akan bekerja sama dengan Komunitas HIJAB (Himpunan Janda Berkarya) yang berasal dari Desa Sambirejo Kecamatan Trenggalek untuk mengelola cafe tersebut. Lebih lanjut Fisheries Cafe akan menyatu dengan Wisata Edukasi Perikanan yang rencananya akan berlokasi di Balai Benih Ikan Trenggalek.

Kepada Komunitas HIJAB yang akan ikut mengelola Fisheries Cafe ini Bupati berpesan agar terus bersemangat dalam mengembangkan usaha. Serta menjadikan momen ini sebagai amanah untuk mengelola tempat ini dengan sebaik-baiknya, penuh rasa tanggungjawab juga kekompakan.

Lebih lanjut, Menanggapi penyerahan CSR, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyampaikan terimakasih kepada Bank Jatim yang terus memberikan kontribusi nyata untuk Kabupaten Trenggalek.

"Ini saya titip dikelola dengan baik, sesuai dengan visi kita, kita ingin generasi di Trenggalek di jangka panjang lebih baik. Caranya makan ikan, yang kedua ekonomi ibu-ibu harus berdaya karena ibu-ibu ini pasti merawat anak-anaknya. Jadi nanti kalau ibunya punya pendapatan anaknya jadi tidak stunting, gizinya cukup, terus pintar karena disekolahkan," tutur Bupati Nur Arifin dalam sambutannya.
"Saya ucapkan terimakasih atas kerjasama yang sudah terjalin sangat baik," pungkasnya. Diskominfo Trenggalek