Upacara adat sembonyo atau lebih dikenal Labuh Laut di Pantai Njokerto yang berlokasi di Desa Nglebeng Kecamatan Panggul berlangsung begitu meriah. Senin (9/9).

 
Larung sesaji berisikan nasi kuning, lodho ayam kampung serta berbagai macam sayuran diarak masyarakat desa Nglebeng menuju bibir pantai Njokerto yang selanjutnya dihantarkan ke tengah laut dengan diiringi puluhan perahu nelayan.
 
Ritual yang rutin digelar setiap bulan Suro tersebut merupakan salah satu bentuk syukur atas berkah yang didapat oleh para nelayan yang menggantungkan hidupnya mencari rezeki dari hasil laut. 
 
"Ini adalah acara adat yang sudah lama dilakukan masyarakat desa nglebeng terkait ucapan syukur mereka kepada Tuhan yang maha kuasa setelah setahun diberikan riski terutama dari hasil dia sebagai seorang nelayan". Ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek Drs. Sunyoto usai memberangkatkan ritual
 
"Untuk tahun berikutnya mudah-mudahan para nelayan senantiasa diberi keselamatan kemudian juga hasil yang lebih baik lagi, kemudian dia dimenvestasikan melarung sesaji yang langsung dibawa ke laut Selatan". Imbuhnya melengkapi
 
Sementara itu Camat Panggul Agus Dwi Karyanto, SSTP ditemui tim kominfo berharap dengan adanya kegiatan Labuh Laut ini akan menjadi salah satu icon wisata budaya yang ada di Kecamatan Panggul. Beliau juga mengajak dinas terkait seperti dinas Perikan dan dinas Pariwisata dan Kebudayaan mendukung penuh kegiatan tersebut baik dari sisi budaya maupun perikanannya.
 
"Mudah-mudahan setelah acara ini nantinya produksi ikan di Njokerto ini semakin meningkat, ekosistem terjaga dan juga masyarakat Konang khususnya Njokerto semakin kreatif dan mampu memproduksi ikan dengan kualitas yang baik sehingga punya nilai ekonomi yang tinggi". Imbuhnya.